10 Tips Agar Artikel Lebih SEO Friendly dan Disukai Google


10 Tips Agar Artikel Lebih SEO Friendly dan Disukai Google
10Tips Agar Artikel Lebih SEO Friendly dan Disukai Google - Boleh dibilang, postingan merupakan senjata utama blog untuk mendapatkan visitor disamping komponen lainnya. Konten yang menarik akan membuat pengunjung lama (returning visitor) merasa betah di depan komputer atau HP untuk membaca dan menyimak setiap kalimat di dalam blog tersebut. Artikel yang menarik juga bisa membuat pengunjung baru (new visitor) melakukan surfing artikel lainnya di dalam blog untuk selanjutnya berencana kembali menyimak update postingan dengan membookmark blog tersebut.

Pembaca suka = Google suka?

Muncul pertanyaan. Jika sebuah postingan disukai oleh pembaca, lalu apakah google juga menyukainya? Postingan dengan jumlah visitor yang berlimpah, apakah berarti mudah untuk terindex google dan menempatkannya pada halaman pertama di nomor wahid?

Jawabannya bisa iya bisa pula tidak. Tergantung dari siapa konten artikel itu dibuat. Semenarik apapun artikel, apabila dibuat oleh blogger pemula yang baru membuat 5 postingan awal pasti belum bisa dikatakan berpeluang mendapatkan jumlah visitor yang besar. Sebaliknya, meski artikel tidak begitu bagus, namun ditulis oleh admin blogger yang sudah berpage rank tinggi, hampir bisa dipastikan akan mendapatkan visitor yang banyak. 

Berkualitas dan SEO Friendly

Idealnya memang, artikelnya berkualitas dari segi isi dan juga lebih SEO friendly di mata google search. Entah yang membuat blogger pemula ataupun blogger yang telah mahir. Sebab konten artikel yang berkualitas secara perlahan namun pasti akan cepat bertengger di halaman awal hasil penelusuran google. Kesempatan kali ini, saya akan membagikan beberapa tips agar artikel lebih disukai oleh google dan SEO friendly.

10 Tips Agar Artikel Lebih SEO Friendly dan Disukai Google

1. Judul yang berisi keyword

Seperti yang telah saya sampaikan, bahwa perayapan pertama dalam sebuah postingan adalah pada judul postingan blog tersebut. Jika relevan dengan kata kunci yang dicari, maka dipastikan akan segera terindeks oleh google dan muncul di hasil pencarian. Maka keberadaan keyword pada judul adalah hal wajib agar postingan lebih disukai google search.

Artikel terkait Bagaimana Google Search Bekerja dan Pengaruhnya bagi Blog.

2. Meta diskripsi yang berisi keyword

Perayapan selanjutnya bagi google adalah diskripsi blog tersebut. Maka gunakan keyword pada diskripsi penelusuran postingan blog. Optimalkan diskripsi ini hingga tidak lebih dari 160 kata. Sebab hasil penelusuran akan menuliskan kode (...) jika terdapat kelebihan jumlah kata dalam diskripsi. Tentu menjadi sia-sia, manakala telah membuat diskripsi namun tidak semua ditampilkan dalam hasil penelusuran. Intinya adalah pergunakan keyword yang fokus pada judul postingan.

3. Keyword pada URL

Pada posts editor terdapat fitur permalink yang bisa dikostumisasi agar sesuai dengan judul postingan. Potonglah kata-kata yang tidak mengandung keyword. Biasanya berupa kata-kata penghubung, seperti 'dan, di, ke, dari, yang, dan lain-lain'. Hilangkan kata-kata ini dan ganti dengan kata-kata yang mengandung keyword pada judul artikel.

4. Perbanyak jumlah kata dalam postingan

Semakin banyak kata yang terdapat pada postingan, semakin baik di mata google search. Ini dikarenakan keyword density juga akan semakin besar. Selain itu, time view-nya juga akan semakin lama. Bagi google, keyword dan time view yang besar akan menambah kemudahan perayapan penelusuran selanjutnya.

5. Isinya original

Selain jumlah kata yang banyak, artikel juga harus orisinil, bukan hasil copy paste. Google sangat tidak menyukai artikel yang kembar atau duplikat. Baik duplikat pada internal blog maupun duplikat dengan blog lainnya. Bahkan kini google telah berperilaku otomatis banned bagi blog copy paste tanpa menunggu komplain langsung maupun melalui DMCA. Selain itu, keyword yang dihasilkan oleh konten yang orisinil lebih unik dibanding konten hasil tiruan. Analogi mudahnya adalah, postingan yang original seperti hasil karya satu-satunya yang ada di dunia. Sehingga apabila dirayapi, maka dialah yang akan muncul pertama kali di dalam hasil penelusuran.

Artikel terkait Pengertian dan Cara Mendaftarkan Blog ke DMCA.

6. Internal dan eksternal link yang relevan

Ingat, link atau tautan yang ada dalam postingan haruslah relevan dengan isi artikel. Googlebot akan menganggap spam jika link yang ada, tidak ada hubungannya dengan isi artikel. Menggunakan anchor text juga bisa dilakukan untuk membangun internal dan external link ini. Sebaiknya pisahkan antara keduanya. Buat external link terbuka dalam tab baru (Open in a new tab) dan dalam mode nofollow untuk menghindarkan bounce rate yang gemuk.

7. Fokus dan konsisten

Tema yang mengerucut lebih disukai oleh google daripada tema yang gado-gado dan asal banyak tulisan tanpa melihat tema sebenarnya. Selain itu, konsisten dalam membuat postingan juga diperhitungkan google sebagai penanda keyword yang melekat pada sebuah blog. Jika hari ini membuat postingan seputar blog, maka diusahakan artikel selanjutnya entah sampai kapan juga bertema blog. Sekali lagi, konsistensi ini menjadi penanda google search. Mudahnya adalah, jika bertahun-tahun seseorang berjualan roti bakar, maka warga sekitar akan mengenalnya sebagai penjual roti bakar. Bukan dikenal sebagi broker atau penjual mobil.

8. Struktur heading tags

Artikel ibarat sebuah tubuh. Ada kepala, tubuh, tangan, kaki dan anggota badan lainnya. Masing-masing memiliki fungsi yang berlainan namun masih dalam satu bagian. Seseorang akan mudah dikenal melalui mukanya. Lalu bagian tubuh lainnya. Demikian pula sebuah artikel. Ia akan dikenal dari judul, diskripsi dan isi kontennya. Maka buatlah artikel yang terstruktur. Pengelolaan struktur ini menggunakan elemen header tags, berupa h2, h3 dan h4. Pisahkan mana yang harus menjadi heading, subheading dan minor heading.

Artikel terkait Manfaat dan Cara Penggunaan Header Tags pada Postingan Blog.

9. Gunakan tags label

Pastikan artikel yang telah dibuat menggunakan label yang relevan. Label ini selain berfungsi untuk mengelompokkan tema artikel, juga bisa menjadi filter perayapan googlebot. Selain itu juga memudahkan pengunjung untuk mencari artikel yang ingin ia cari. Yang perlu diperhatikan terkait label ini adalah hindari penggunaan banyak label dalam satu postingan. Gunakan label yang paling relevan meski hanya satu saja.

10. Gunakan media pendukung

Artikel akan makin menarik bila tidak hanya berupa teks saja, namun juga berisi gambar maupun video. Kostumisasi media yang ada agar juga bisa dirayapi google. Seperti penggunaan atribut ALT, title, dan properties keyword.

Artikel terkait 7 Cara Optimalisasi Image agar Lebih SEO Friendly.

Demikian 10 tips agar artikel lebih seo friendly dan disukai google. Harapannya adalah, artikel yang kita buat dalam sebuah postingan blog akan menjadi viral oleh pengunjung sehingga mampu menghasilkan visitor yang berlimpah.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

5 comments